Saku Chitose adalah siswa populer yang hampir tak punya kekurangan — ia cerdas, atletis, penuh teman, dan punya reputasi kuat. Tapi hidupnya berubah ketika guru memintanya untuk mengajak kembali seorang siswa yang telah menyendiri lama di kamarnya. Saku menyambut tantangan itu dengan penuh tanggung jawab: ia memimpin Team Chitose dan menyusun strategi agar siswa itu mau keluar dari isolasi kembali ke sekolah.
Yūko Hiiragi telah memendam perasaan terhadap Saku sejak lama, dan ia bergabung dalam tim itu dengan harapan bisa mendekatinya lebih dekat. Bersama anggota tim lainnya, Saku dan Yūko menghadapi konflik emosional, tekanan dari ekspektasi sekolah, serta dinamika persahabatan yang kadang rumit. Mereka berbicara langsung, mendengarkan satu sama lain, dan mencoba memahami sisi tersembunyi di balik senyum dan reputasi publik.


